Kalian pasti pernah
merasakan marah kan? Marah ke teman, adik, kaka, pacar, bahkan orang tua. Contohnya kita gak dibeliin gadget baru marah, diputusin pacar tanpa ada sebab
marah, dimarahin kaka ruangan yang super galak juga bisa jadi marah, dan banyak
contoh lain yang menjadi penyebab marah.
Marah didefinisikan
sebagai bergejolaknya darah dalam hati untuk menolak gangguan yang
dikhawatirkan terjadi atau yang sudah terjadi. Dampak negatif dari marah itu sendiri banyak sekali.
Jika seseorang marah ia dapat melempar benda apa saja kemana saja, bisa memaki
orang dengan bahasa yang *piiipp (kotor), atau bahkan bisa saja membunuh,
nyamuk misalnya.
Nah, pernah gak kalian
berpikir begini, “Buat apa sih marah? Penting gak sih marah itu? Apa sih
keuntungannya dari marah? Yang ada rugi kalee..” Kalo ada yang berpikir kaya
gini berarti kalian sudah hampir memasuki tingkat possitive feeling. Possitive feeling adalah keadaan dimana kalian
itu selalu merasa bahagia dan ber-possitive
thinking. Lagipula marah itu gak akan menyelesaikan masalah, malah akan dapat
memperburuk masalah yang ada.
Dan sampailah kita pada
pokok pembahasan, yaitu tips bagaimana menghilangkan marah itu sendiri. Jika
kalian seorang Islam tentu kalian tahu bukan 3 cara utama dalam menghilangkan
amarah. Pertama, jika kita marah dalam posisi berdiri maka duduklah. Kedua,
jika kita marah dalam posisi duduk maka berbaringlah. Ketiga, jika kita dalam
posisi berbaring kita masih marah maka ambil wudhu (untuk yang muslim) dan
sholat sunnah-lah. Tetapi jika dengan ketiga cara tersebut belum bisa
menghilangkan amarah maka jangan takut untuk disholatkan, oke yang ini bercanda
*lol J.
Disini saya akan memberitahukan
sedikit rahasia cara menghilangkan marah :
1) Atur
napas
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya,
faktor emosi marah dapat meningkatkan tekanan darah dan menjadikannya
kekurangan oksigen. Untuk itu, kita perlu mengatur napas dan menghirup oksigen
sebanyak-banyaknya supaya mengembalikan kesegaran tubuh terutama otak dan
menjadikan kita berpikir lebih jernih.
2) Atur
suasana hati
Bila dalam keadaan marah hati kita pasti
gak akan terasa damai dan tenang, bisa-bisa teman yang lewat dan gak tau
apa-apa bisa kena semprot atau orang yang gak dikenal yang gak tau apa-apa juga
bisa disemprot. Nah caranya, jika kita sedang marah kita bisa menyalakan mp3
kita dan memutar musik yang kita suka. Gak usah keras-keras distel cukup
mendengarkannya dengan headset. Diutamakan musik yang bernada lembut supaya
dapat menurunkan emosi, tekanan darah, serta adrenalin kita yang meningkat.
3) Cuek
Cara ini merupakan cara yang tidak
terlalu begitu disarankan tapi cukup manjur untuk beberapa orang dan dalam
beberapa kondisi tertentu. Contohnya, jika ada seseorang ngomel-ngomel tanpa
ada alasan yang jelas atau yang menurut kita orang tersebut sedikit hmm.. maaf
*gila, maka orang tersebut lebih baik kita abaikan atau anggap hal tersebut
tidak penting. Istilah kerennya masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Agak
terlalu kasar memang tapi cukup berguna.
4) Diam
Daripada saat kita kesal kita
marah-marah gak jelas, cara terjitu untuk mengatasinya ya diam saja. Memang
terasa gondok sekali di hati. Tapi cara ini akan mengurangi kejengkelan teman
anda ke anda sendiri. Dengan anda diam dan memasang ekspresi wajah yang tidak
enak dilihat a.k.a marah, teman anda juga tahu apa yang kamu rasakan dan
berusaha untuk tidak mengganggu anda. Diam memang tidak menyelesaikan masalah
tapi setidaknya diam meredakan amarah.
5) Moving
Moving atau pindah tempat. Tanpa pikir
panjang lebih baik kita menghindari objek yang akan membuat kita marah. Semakin
dekat kita dengan objek tersebut maka semakin dekat pula kita kepada
kemaksiatan. Jika dirasa kita sudah tidak perlu marah lagi barulah kita boleh
mendekat pada sang objek dan menyelesaikan masalahnya.
6) Positive thinking
Hal ini merupakan hal yang sangat harus
kita terapkan. Cobalah untuk ber-possitive
thinking. Misalnya, ada seorang teman perempuan yang sedang marah-marah
ria, coba possitive thinking dengan
mungkin dia sedang PMS; contoh kedua, ada pasien yang saat dianamnesa jawabnya
ketus, coba possitive thinking
mungkin karena dia sedang merasa kesakitan; contoh ketiga, ada orang yang
menyopet dompet kita, coba possitive
thinking mungkin kita kurang beramal; dan possitive thinking lainnya.
7) Banyak-banyak
Istighfar
Ini adalah cara yang sangat ampuh, mudah
dan efisien tetapi orang kerap lupa jika dia sedang marah. Disaat kita sedang
puncak-puncaknya dalam ambang kemarahan, kita akan senantiasa mengucapkan
kata-kata kotor dan kasar, maka coba kita ubah kebiasaan tersebut dengan
mengganti kata-katanya dengan bacaan Istighfar,
yaitu Astahgfirullahal’adzim.
Diucapkan dengan sungguh-sungguh sambil menarik napas maka secara langsung
kemarahan yang sedang kita rasakan akan berangsur-angsur menurun. Ucapkan
berulang kali sampai terasa benar-benar hilang amarah kita.
Nah sobat, kalian dapat mencoba beberapa tips yang
sudah diberikan diatas. Jangan pernah berkata “tidak bisa” jika kalian belum
pernah mencoba. Yakinkan diri kalian bahwa amarah tidak akan menguasai diri
kalian dan kalian mampu untuk melewatinya dengan kepala dingin. Ingat, cobaan
yang diberikan Tuhan kepada kita yaitu untuk meningkatkan level keimanan kita
untuk lebih dekat kepada-Nya. semoga berhasil dalam mencoba tips n tricks
diatas J.
when your heart turns into rock-hard, what you need is not a hammer but
only tears to soften again